JEJAK.CO, Sumenep – Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Sumenep Arif Firmanto menilai penyelenggaraan Soekarno Run 2026 5K tidak hanya menjadi ajang olahraga, tetapi juga bagian dari strategi pembangunan daerah melalui penguatan ekonomi lokal dan promosi potensi daerah.
Kegiatan yang mampu menarik ribuan peserta tersebut menunjukkan bahwa sebuah agenda publik dapat memberikan manfaat lebih luas ketika dirancang secara terintegrasi. Selain mendorong gaya hidup sehat, kegiatan semacam itu juga menciptakan perputaran ekonomi bagi masyarakat.
“Event seperti Soekarno Run memiliki efek berganda. Bukan hanya menghadirkan ruang bagi masyarakat untuk berolahraga, tetapi juga menggerakkan aktivitas ekonomi, khususnya bagi pelaku UMKM dan sektor jasa,” kata Arif.
Ribuan peserta dari berbagai daerah mengikuti Soekarno Run 2026 5K yang digelar di kawasan depan Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang Kabupaten Sumenep pada Ahad, 14 Juni 2026. Kehadiran sekitar 3.000 peserta membuat kawasan kegiatan dipadati pengunjung dan mendorong peningkatan transaksi di lapak-lapak UMKM yang beroperasi selama acara berlangsung.
Menurut Arif, penyelenggaraan kegiatan berskala besar perlu dipandang sebagai bagian dari investasi pembangunan daerah. Semakin banyak orang datang ke Sumenep, semakin besar peluang sektor perdagangan, kuliner, perhotelan, transportasi, hingga ekonomi kreatif memperoleh manfaat ekonomi.
Ia mengatakan pendekatan pembangunan saat ini tidak lagi hanya mengandalkan proyek fisik. Pemerintah juga perlu memperbanyak kegiatan yang mampu memperkuat citra daerah sekaligus menciptakan perputaran ekonomi secara langsung di tengah masyarakat.
“Ketika sebuah event mampu mendatangkan ribuan orang, maka manfaatnya tidak berhenti pada penyelenggaraan kegiatan. Dampaknya dapat dirasakan oleh pelaku usaha kecil, sektor jasa, hingga promosi potensi daerah,” ujarnya.
Bappeda, kata Arif, mendukung pelaksanaan agenda yang memberikan dampak ekonomi sekaligus memperkuat identitas Kabupaten Sumenep sebagai daerah tujuan penyelenggaraan berbagai kegiatan berskala regional maupun nasional. Menurut dia, pengembangan ekonomi daerah membutuhkan kolaborasi lintas sektor, termasuk melalui penyelenggaraan event yang mampu menarik kunjungan masyarakat dari luar daerah.
Ia berharap Soekarno Run tidak berhenti sebagai agenda olahraga tahunan, tetapi berkembang menjadi salah satu kalender kegiatan unggulan Kabupaten Sumenep. Dengan dukungan berbagai pihak, kegiatan tersebut dinilai dapat memperluas promosi daerah, meningkatkan daya saing sektor pariwisata, serta membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat.
“Bagi kami, keberhasilan sebuah kegiatan tidak hanya diukur dari jumlah peserta, tetapi juga dari manfaat yang ditinggalkan bagi masyarakat. Ketika ekonomi bergerak dan Sumenep semakin dikenal luas, maka kegiatan seperti ini telah menjadi bagian dari pembangunan daerah,” kata Arif.
Sementara itu, Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo menegaskan bahwa Soekarno Run 2026 merupakan upaya pemerintah mengkampanyelan pola hidup sehat sekaligus menggerakkan ekonomi lokal. Kehadiran ribuan peserta dari berbagai daerah disebut turut meningkatkan aktivitas UMKM dan memperkuat citra Sumenep sebagai tuan rumah event berskala besar. (har)











