Bupati Sumenep Lakukan Serah Terima RTLH di Dua Kecamatan, Begini Pesannya – Jejak

logo

Bupati Sumenep Lakukan Serah Terima RTLH di Dua Kecamatan, Begini Pesannya

Selasa, 28 Juli 2026 - 16:23 WIB

11 detik yang lalu

Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo (dua dari kiri) bersama Ketua Baznas Sumenep Ahmad Rahman (kiri) menyerahkan secara simbolis bantuan RTLH kepada warga di Desa Bilapora Timur, Ganding (Foto/ist.)

JEJAK.CO, Sumenep – Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo bersama Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) menyerahkan secara simbolis bantuan rehabilitasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) kepada warga di Kecamatan Lenteng dan Ganding, Selasa (28/7/2026). Serah terima dilakukan terhadap rumah-rumah yang telah selesai direhabilitasi.

Rumah yang telah selesai dibangun itu berada di Desa Cangkreng, Kecamatan Lenteng, Desa Bilapora Rebba, Kecamatan Lenteng, serta Desa Bilapora Timur, Kecamatan Ganding. Nilai bantuan yang diterima setiap keluarga berbeda, yakni antara Rp 15 juta hingga Rp 20 juta, disesuaikan dengan tingkat kerusakan rumah yang diperbaiki.

Menurut Fauzi, rumah layak huni merupakan kebutuhan dasar yang berpengaruh terhadap kualitas hidup masyarakat. Karena itu, program RTLH menjadi salah satu bentuk komitmen Pemerintah Kabupaten Sumenep bersama Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) setempat untuk menyediakan hunian yang aman, sehat, dan nyaman bagi warga berpenghasilan rendah.

“Rumah yang layak bukan hanya menjadi tempat berteduh, tetapi menjadi fondasi membangun keluarga yang sehat, produktif, dan sejahtera. Karena itu, manfaatkan bantuan ini sekaligus rawat dengan baik,” kata Fauzi.

Politisi PDI Perjuangan itu juga mengajak masyarakat mempertahankan budaya gotong royong ketika ada program pembangunan rumah dari pemerintah. Menurut dia, keterlibatan warga akan mempercepat penyelesaian pembangunan sekaligus memperkuat kepedulian sosial di lingkungan masing-masing.

Fauzi menilai program RTLH tidak hanya bertujuan memperbaiki kondisi fisik rumah, tetapi juga menjadi bagian dari strategi pemerintah daerah untuk menekan angka kemiskinan. Ia berharap bantuan tersebut menjadi penyemangat bagi penerima manfaat agar terus bekerja dan meningkatkan taraf ekonomi keluarganya.

“Pemerintah akan terus memperluas cakupan program perbaikan rumah tidak layak huni sesuai kemampuan anggaran daerah agar semakin banyak masyarakat yang merasakan manfaatnya,” ujarnya.

Ketua Baznas Kabupaten Sumenep Ahmad Rahman mengatakan penyerahan bantuan kali ini merupakan bagian dari program rehabilitasi rumah yang terus dijalankan sepanjang 2026.

“Selama Januari hingga Juni 2026 Baznas telah menyalurkan bantuan rehabilitasi kepada 66 rumah milik warga kurang mampu dengan total anggaran sekitar Rp 1,089 miliar,” jelas Rahman.

Menurut dia, realisasi bantuan pada Januari sebanyak 13 unit rumah, Februari 15 unit, Maret lima unit, April 14 unit, Mei 10 unit, dan Juni sembilan unit. Program tersebut, kata Rahman, diharapkan terus mendukung upaya pemerintah daerah menghadirkan hunian yang lebih aman, sehat, dan layak bagi masyarakat. (har)


Baca Lainnya