Jabatan Kepala Bappeda Sumenep Melebihi Rezim Bupati, Komisi I Akan Panggil BKPSDM – Jejak

logo

Jabatan Kepala Bappeda Sumenep Melebihi Rezim Bupati, Komisi I Akan Panggil BKPSDM

Jumat, 1 Juli 2022 - 08:26 WIB

2 tahun yang lalu

Mohammad Hanafi, Wakil Ketua Komisi I DPRD Sumenep dari Fraksi Demokrat (Foto/Humas DPRD Sumenep)

JEJAK.CO, Sumenep – Sungguh istimewa kepala dinas yang satu ini. Masa jabatannya melebihi rezim bupati.

Adalah Yayak Nurwahyudi, menjabat Kepala Bappeda Sumenep lebih dari lima tahun. Ia dilantik menjadi Kepala Bappeda Sumenep pada 11 Januari 2017, masa kepemimpinan A Busyro Karim-Achmad Fauzi.

Posisi jabatan Yayak ini mulai disorot. Komisi I DPRD Sumenep berencana akan memanggil BKPSDM untuk meminta penjelasan sejumlah pejabat tinggi pratama atau jabatan eselon dua yang posisinya sampai saat ini melampaui ambang batas.

“Komisi I berencana mengundang untuk
menginventarisir sejumlah pejabat eselon dua yang posisinya sampai saat ini melampaui ambang batas yang tersedia. Semisal tidak ada aturan yang dilanggar, tapi apakah elok dipandang kalau kepala dinas jabatannya melampaui jabatan bupati yang 5 tahun,” kata Wakil Ketua Komisi I DPRD Sumenep Mohammad Hanafi, Kamis (30/6/2022).

Politisi Demokrat asal Pulau Kangean itu menambahkan, pemanggilan BKPSDM dalam rangka mendiskusikan soal aktualisasi mekanisme terbaru diproses penempatan seseorang di jabatan tertentu.

“Kita akan tanyakan jumlah eselon dua yang melampaui ambang batas. Apakah BPSDM belum menginventarisir skema rencana penempatan pejabat. Sebab perencanaan itu kan harus direncanakan oleh BKPSDM. Bahwa pada akhirnya BKPSDM menyerahkan sepenuhnya kepada bupati yang memiliki hak prerogatif sesuai dengan analisa jabatan, kepangkatan dan kedudukannya, itu urusan yang lain,” ujar Hanafi.

Kepala Bidang Mutasi dan Promosi BKPSDM Sumenep Muhammad Suharjono saat dikonfirmasi mengatakan bahwa satu-satunya eselon dua yang menjabat lebih dari lima tahun hanya Yayak Nurwahyudi.

“Dulu juga ada Pak Rahman tapi sudah dimutasi ke perizinan. Waktu itu hampir lima tahun. Kayaknya yang terlama Pak Yayak, yang lain sudah dilakukan pergeseran,” kata Suharjono, Kamis (30/6/2022).

Apa yang menjadi pertimbangan sehingga Yayak Nurwahyudi menjabat Kepala Bappeda lebih dari lima tahun?

Suharjono menjelaskan bahwa berdasarkan hasil uji kompetensi kepada semua kepala organisasi perangkat daerah atau OPD, ada yang dimutasi dan juga menetap di jabatan lama.

“Dan Pak Yayak ikut uji kompetensi dan dilantik pada jabatan yang sama karena hasil kompetensinya,” terang Suharjono.

Yayak Nurwahyudi sebagai Kepala Bappeda Sumenep kembali diperpanjang pada 31 Desember 2021.

Sementara itu, Kepala Bappeda Sumenep Yayak Nurwahyudi saat dikonfirmasi soal prestasi selama memimpin instansi yang menjadi dapur pemerintahan, irit bicara.

“Biar orang lain yg menilai Mas ….,” jawabnya melalu perpesanan WhatsApp.

Penulis : Ahmad Ainol Horri


Baca Lainnya