Tingkatkan Spiritualitas dan Budaya, Disdik Sumenep Luncurkan Pesantren Ramadan dan Wajib Diniyah – Jejak

logo

Tingkatkan Spiritualitas dan Budaya, Disdik Sumenep Luncurkan Pesantren Ramadan dan Wajib Diniyah

Senin, 20 Mei 2019 - 17:23 WIB

5 tahun yang lalu

Jejak.co-Pemerintah Kabupaten Sumenep melalui Dinas Pendidikan atau Disdik terus berinovasi dalam meningkatkan kualitas pendidikan di Kota Keris ini. Program yang sedang digalakkan adalah pendidikan berbasis teknonologi (IT) dan berakhlakul karimah.

Program ini sebagai dasar dalam pengembangan pendidikan di Sumenep. Kedepan, dinas pendidikan yang ada di ujung timur Madura ini merancang pendidikan yang mengedepankan IT untuk merespon perkembangan zaman dalam bingkai akhlak karimah. Pengetahuan sain dan teknologi harus seimbang dengan akhlak.

Mengawali dari semua itu, Bambang Irianto yang baru saja didaulat sebagai Kepala Dinas Pendidikan Sumenep meluncurkan program Pesantren Ramadan. Program ini untuk PAUD, SD dan SMP yang ada di lingkungan Dinas Pendidikan Sumenep dimulai Selasa (21/5/2019) secara serentak.

Setiap sekolah dapat melaksanakan program Pesantren Ramadan sesuai kondisi sekolah dan daerah berdasarkan juknis dari kemenag. “Pembimbingnya adalah guru agama yang ada di lingkungan dinas pendidikan atai berkolaborasi dengan kemenag,” kata Bambang dalam sambutannya pada kegiatan puncak Hari Pendidikan Nasional di Gedung Korpri Sumenep, Senin (20/5/2019).

Program lain dalam meningkatkan spiritual dan mempertahankan karakter leluhur,  Dinas Pendidikan Sumenep juga meluncurkan program pendidikan wajib diniyah. Dalam kesempatan yang sama, Bambang mengurai sistem program tersebut.

Wajib diniyah dilaksanakan di luar kurikulum nasional. Dalam seminggu, dijadwal tiga kali tatap muka dengan minimal dua jam pelajaran. Teknisnya bisa dilaksanakan oleh masing sekolah yang ada di bawah naungan dinas pendidikan atau bekerjasma dengan pihak pesantren yang ada di lingkungan sekolah.

“Pembimbing wajib diniyah bisa menggunakan guru agama atau kerjasama dengan Kemenag Sumenep” paparnya.

Menurutnya, program wajib diniyah tahun ini dilaksanakan di 11 kecamatan, diantaranya Kecamatan Kota, Kalianget, Manding dan Kecamatan Gapura. Disamping itu, wajib diniyah tahun ini juga akan dilaksanakan di Kecamatan Bluto, Dasuk, Rubaru, Lenteng, Ganding, Saronggi, dan Ambunten. “Insya Allah tahun depan bisa dilaknsakan di seluruh kecamatan”, imbuhnya.

Sementara itu, wajib diniyah bagi jenjang SD sebanyak 7.025 siswa dari 227 lembaga. Mereka masuk diniyah tingkat ula atau pertama. Sedangkan wajib diniyah bagi SMP sebanyak  1.074 siswa dari 10 SMP negeri. Sedangkan SMP swasta, lanjut Bambang, akan menyusul. Siswa diniyah dari SMP masuk tingkat wustha dan SMA masuk tingkat ‘ulya. (yon)


Baca Lainnya