Rusak, Akses Jalan Pantai Lombang Berdebu – Jejak

logo

Rusak, Akses Jalan Pantai Lombang Berdebu

Rabu, 25 September 2019 - 16:33 WIB

5 tahun yang lalu

Jalan dari pintu masuk hingga lokasi Pantai Lombang ini berdebu karena aspalnya sudah mengelupas

JEJAK.CO-Pantai Lombang yang ada di wilayah Kecamatan Batang-batang masih menjadi ikon wisata Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur. Destinasi wisata ini memiliki sejumlah potensi yang tak dimiliki wisata di daerah lain.

Yang menarik dan menjadi potensi Pantai Lombang adalah pohon cemara. Setiap pengunjung yang datang ke lokasi wisata alam di ujung timur Kota Sumenep ini akan menikmati rindangnya pohon cemara di tepi pantai.

Selain itu, pasir putih yang bersih melengkapi keindahan Pantai Lombang dan menjadi daya tarik wisatawan yang datang ke sana.

Untuk sampai ke lokasi ini, jarak yang harus ditempuh wisatawan dari titik Kota Sumenep sekitar 25 kilo meter.

Akses jalan dari kota hingga pintu masuk wisata Pantai Lombang juga sudah bagus. Hanya saja, setelah masuk pintu masuk, kurang lebih 1.000 meter, jalan rusak dan berdebu.

Pembangunan menara di Pantai Lombang sedang dikerjakan (Foto/Ahmad Ainol Horri)

Kepala Dinas Pariwisata, Kebudayaan, Pemuda dan Olahraga (Disparbudpora) Sumenep Carto berencana memperbaiki akses jalan di sekitar wisata. Bahkan ia meminta agar perbaikan jalan itu segera di masukkan APBD 2020 atau kalau bisa masuk PAK 2019.

“Kalau yang lainnya kan sudah bagus, tinggal dari pintu masuk itu. Kalau saya monggo. Mau ditambah atau nggak. Ini kan kepentingan untuk semua, bukan kepentingan saya,” ujar Carto.

Berdasarkan detail engineering design (DED) tidak hanya jalan yang akan diperbaiki. Sejumlah fasilitas yang ada di sekitar lokasi Pantai Lombang juga akan dibenahi. Saat ini, proyek yang sedang dikerjakan adalah menara di Pantai Lombang.

Pembangunan menara dan tempat parkir serta fasilitas lainnya, lanjut Carto, menggunakan dana alokasi khusus (DAK).

“Kalau dari sisi PAD sudah 120 persen dari keseluruhan yang dibebankan kepada kami. Yang kurang Pantai Slopeng sekitar 98 persen,” imbuh Carto.

Penulis : Ahmad Ainol Horri


Baca Lainnya