Gelar Reses, Naufil Berharap Pemerintah Lebih Dekat dengan Kiai Kampung – Jejak

logo

Gelar Reses, Naufil Berharap Pemerintah Lebih Dekat dengan Kiai Kampung

Senin, 23 Mei 2022 - 07:56 WIB

2 tahun yang lalu

Ach. Naufil MS, anggota Komisi II DPRD Sumenep dari Fraksi PKB (dua dari kiri) memberikan bantuan sound mini kepada guru ngaji saat gelar reses (Foto/Jejak.co)

JEJAK.CO, Sumenep – Anggota Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sumenep Ach Naufil MS berharap pemerintah lebih dekat lagi dengan para kiai kampung.

Harapan itu datang dari sejumlah tokoh di daerah pemilihan (Dapil III) saat dirinya melakukan serap aspirasi beberapa hari yang lalu.

Politisi muda dari Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) itu banyak mendapat aspirasi saat menyambangi sejumlah tokoh dan kiai kampung. Dari berbagai aspirasi yang ditemui di bawah, banyak musala yang sudah membutuhkan renovasi.

“Dari beberapa tokoh yang kami temui menghadap ada bantuan renovasi musala, juga mengharap agar pemerintah lebih dekat lagi dengan para tokoh, utamanya kiai kampung,” kata Naufi kepada Jejak.co, Minggu (22/5/2022).

Naufil menilai bantuan renovasi untuk musala dan masjid yang ada saat ini perlu ditambah. Sebab, keberadaan musala di desa cukup banyak. Selama ini masih banyak musala dan masjid yang tidak ter-cover bantuan dari pemerintah.

Naufil menambahkan, kebutuhan musala dan masjid sebenarnya banyak. Seperti sound mini untuk kebutuhan kegiatan keagamaan di tengah masyarakat.

“Musala merupakan akar kebudayaan masyarakat Sumenep. Dari musala dan masjid, masyarakat kita mengetahui dasar ilmu agama seperti belajar mengaji dan ilmu agama lainnya,” kata Naufil, menambahkan.

Tidak hanya itu, sejumlah persoalan masih banyak yang harus diperhatikan oleh pemerintah. Salah satunya masalah pertanian. Masyarakat berharap masalah kelangkaan pupuk yang terjadi setiap musim tanam segera diselesaikan.

Ditambah lagi dengan adanya rencana pencabutan subsidi pupuk. Masalah ini kata Naufil, meresahkan petani. Dari berbagai diskusi yang dia tangkap, petani berharap ada solusi dari pemerintah.

“Mayoritas masyarakat Sumenep adalah petani. Ketika subsidi pupuk dihapus, para tokoh dan petani meminta pemerintah mencari solusi alternatif,” ujar Naufil.

Penulis : Ainol Horri


Baca Lainnya