Desember 2019, Warga Masalembu Sudah Bisa Gunakan ATM Tanpa Kartu – Jejak

logo

Desember 2019, Warga Masalembu Sudah Bisa Gunakan ATM Tanpa Kartu

Senin, 18 November 2019 - 15:58 WIB

5 tahun yang lalu

Novi Sujatmiko (paling kiri) bersama Nurfitriana Busro Karim (tengah) dan beberapa direktur bank lainnya berpose di depan stand BPRS Bhakti Sumekar, (Foto/Mazdon)

JEJAK.CO-Bank Pembiayaan Rakyat Syariah (BPRS) Bhakti Sumekar terus melakukan eksplorasi pelayanan bagi rakyat Sumenep. Tidak hanya di daerah daratan, seluruh masyarakat kepulauan pun telah banyak disentuh pengelolaan keuangan di dalamnya.

Direktur BPRS Bhakti Sumekar Novi Sujatmiko, dalam kunjungannya ke Masalembu tanggal 16 sampai 17 November kemarin, bersama rombongan Safari Kepulauan 2019, diberikan kesempatan oleh Bupati Sumenep untuk mempresentasikan sejumlah programnya. 

Novi, akrab disapa, mengutarakan bahwa bulan Desember 2019, warga Masalembu sudah bisa mengakses tabungan keuangannya melalui HP android, kapan saja dan dimana saja.

“Insya Allah bulan depan, sudah bisa digunakan mesin ATM tanpa kartu. Jadi tidak usah lagi menunggu pelayanan kami di Kantor Cabang BPRS Masalembu, dari rumah pun bisa,” beber Novi, Sabtu pagi (16/11/2019) di kantor kecamatan yang berlokasi di Desa Sukajeruk Pulau Masalembu.

Direktur BPRS Bhakti Sumekar Novi Sujatmiko (kiri) bersama Bupati Sumenep A Busyro Karim saat menyerahkan bantuan berupa Solar Cell untuk Musholla Isryadut Thalibin dan mushalla lainnya, tanggal 16 November 2019 (Foto/Mazdon)


Dijelaskan, mesin ATM tanpa kartu ini berbeda dengan mesin ATM yang ada sebelumnya. “Cukup bermodalkan HP android saja, sudah bisa melakukan penarikan uang ATM dimana saja. Tapi dengan catatan, harus menjadi nasabah Bank BPRS,” ajak dia berpromosi.

Dalam kesempatan itu, Novi bersama Bupati Busyro secara terbuka menyerahkan bantuan berupa 5 unit alat selip biji-bijian merk Java Tech, Solar Cell untuk sejumlah musalla yang ada di Masalembu, dan sejumlah bantuan lainnya berupa uang tunai.

Ia kemudian mengutarakan, sirkulasi keuangan masyarakat Masalembu luar biasa. Sehingga, pemasukan untuk pendapatan asli daerah (PAD) Kabupaten Sumenep juga lumayan besar.

Terpisah, Bupati Sumenep A Busyro Karim pun mengapresiasi atas kinerja dan pelayanan BPRS.

Bantuan 5 unit alat selip dari BPRS Bhakti Sumekar (Foto/Mazdon)


“Ini BPRS sudah ada cabangnya di sini. Sejak 2012 sudah masuk di Masalembu. Dulu, bapak ibu, kalau nyimpen di bawah kasur, ya. Ketika BPRS masuk sini, ternyata banyak sekali uang orang Masalembu yang dititip di BPRS. Banyak sekali,” ungkap Busyro.

Data tersebut, terang dia lebih lanjut, dapat diketahui dari laporan bulanan, yaitu setiap kali pihaknya mengadakan rapat koordinasi dengan BPRS. “Bulan ini berapa, bulan ini berapa, kita tahu. Ternyata, potensi keuangan masyarakat Masalembu ini ada yang tidur,” imbuh orang nomor satu di Kota Keris itu.

Busyro mengira, selama ini banyak uang yang tidak berputar, dan masyarakat Masalembu lebih suka menyimpan uangnya di tempat tidurnya. 

Oleh sebeb itu, dalam sambutan Safari Kepulauan 2019, Busyro mengimbau kepada masyarakat Masalembu agar menjadi masyarakat yang inovatif. “Siapa pun yang mau maju, desa atau kecamatan, masyarakatnya harus inovatif. Harus ada kreasi untuk mengembangkan usahanya, untuk mengembangkan potensi alamnya yang ada di sini,” tukasnya.

Penulis : Mazdon
Editor : Ahmad Ainol Horri


Baca Lainnya