Tolak RUU HIP, Kiai dan Santri Kepung Kantor DPRD Sampang – Jejak

logo

Tolak RUU HIP, Kiai dan Santri Kepung Kantor DPRD Sampang

Senin, 6 Juli 2020 - 18:15 WIB

4 tahun yang lalu

Ratusan santri dan kiai di Sampang melakukan aksi tolak RUU HIP. (Foto : Jejak.co)

Jejak.co – Ratusan santri dan kiai di Kabupaten Sampang, Madura, Jawa Timur menggelar istigasah dan doa bersama di lapangan Wijaya Kusuma Sampang, Senin (6/7/2020).

Selain menggelar istigosah dan doa bersama, para kiai dan santri juga berorasi di depan gedung DPRD Sampang.

Dalam aksinya, mereka memprotes disahkannya Rancangan Undang-undang (RUU) Haluan Ideologi Pancasila (HIP).

RUU HIP dinilai mereduksi dan mengamputasi fungsi Pancasila serta memberi peluang bangkitnya komunis di Indonesia.

KH Djakfar Sodiq selaku koordinator lapangan menuturkan, RUU HIP yang merupakan inisiatif DPR harus dibatalkan dan dicabut dari Program Legislasi Nasional (Prolegnas).

Menurut mantan anggota DPR RI itu, disahkanya RUU HIP, telah membuat gaduh atas ketenteraman publik, apalagi menimbulkan stigma akan kebangkitan komunis di indonesia.

“Makanya harus dicabut RUU HIP dari prolegnas,” tandasnya.

Disamping itu, menurut KH Djakfar Sodiq, kiai dan santri di Kabupaten Sampang juga menyampaikan empat pernyataan sikap atas DPRD. Di antaranya sebagai berikut;

1. Mengutuk dan menolak segala upaya apapun yang merusak Pancasila sebagai konsensus para founding fathers bangsa Indonesia, baik yang dilakukan individu, kelompok dan lembaga pemerintah.

2. Menolak terhadap hidupnya ajaran Komunisme, Marxisme, Leninisme di bumi nusantara baik secara gerakan maupun politik.

3. Mendesak kepada pihak yang berwenang untuk tidak hanya menunda pembahasan RUU HIP, tetapi membatalkan RUU HIP secara permanen.

4. Menuntut siapapun yang berada di balik munculnya wacana serta pembahasan RUU HIP di DPR agar diadili sesuai dengan undang-undang yang berlaku di Indonesia.

“Untuk itu, kami juga mengimbau agar umat Islam waspada terhadap potensi munculnya paham yang merusak Pancasila serta kebangkitan komunisme,” harapnya.(*)


Baca Lainnya