Pemkab Sumenep Perkuat Digitalisasi, Koperasi Kini Terhubung Sistem Pemerintah Daerah – Jejak

logo

Pemkab Sumenep Perkuat Digitalisasi, Koperasi Kini Terhubung Sistem Pemerintah Daerah

Kamis, 12 Februari 2026 - 14:36 WIB

4 hari yang lalu

Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo pada saat pengukuhan Pengurus Dekopinda Kabupaten Sumenep Masa Bhakti 2026–2030 di Pendopo Agung Keraton, (Foto/ist.)

Jejak.co – Pemerintah Kabupaten Sumenep terus mempercepat transformasi digital dalam penguatan ekonomi kerakyatan. Salah satunya melalui aplikasi koperasi yang terintegrasi dengan sistem pemerintah daerah.

“Koperasi merupakan tulang punggung ekonomi masyarakat yang harus mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi,” kata Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo

Pada saat pengukuhan Pengurus Dekopinda Kabupaten Sumenep Masa Bhakti 2026–2030 di Pendopo Agung Keraton, Kamis (12/2/2026).

Digitalisasi saat ini bukan lagi pilihan, melainkan kebutuhan. Hal itulah alasan Pemkab Sumenep perkuat digitalisasi.

Koperasi di daerah, lanjutnya, dituntut untuk mengikuti perkembangan agar dapat dikelola secara profesional, transparan, dan akuntabel. Langkah tersebut penting guna meningkatkan kepercayaan anggota, memperkuat daya saing, serta mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat secara berkelanjutan.

Integrasi sistem ini diharapkan mampu meningkatkan efisiensi pelaporan, akurasi data, serta efektivitas pembinaan oleh pemerintah daerah.

Dengan sistem yang terhubung, pemerintah dapat memantau kondisi koperasi, termasuk berbagai persoalan yang dihadapi.

“Aplikasi ini mencakup berbagai fitur utama, mulai dari pengelolaan data anggota, pencatatan simpanan dan pinjaman, laporan keuangan, pembagian Sisa Hasil Usaha (SHU), hingga notifikasi dan informasi kegiatan koperasi,” terangnya.

Selain itu, aplikasi tersebut dilengkapi dashboard monitoring khusus bagi pemerintah daerah untuk memantau kondisi dan kinerja koperasi secara real time.

“Kami akan memiliki sistem monitoring untuk melihat kesehatan koperasi, kepatuhan pelaporan, hingga indikator keuangan, sehingga pembinaan bisa dilakukan lebih cepat dan tepat sasaran,” jelasnya.

Bupati menegaskan, digitalisasi koperasi bertujuan meningkatkan transparansi serta mencegah potensi penyimpangan dalam pengelolaan dana, guna melindungi hak dan kepentingan anggota sekaligus memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap lembaga koperasi.

“Koperasi dengan aplikasi itu bisa tumbuh lebih sehat dan profesional, sehingga mampu memberikan kontribusi lebih besar terhadap pembangunan ekonomi daerah,” pungkasnya. (har)


Baca Lainnya