Kader PKB Tegaskan Pentingnya Kehadiran Tokoh Milenial dalam Pilkada Sumenep – Jejak


logo

Kader PKB Tegaskan Pentingnya Kehadiran Tokoh Milenial dalam Pilkada Sumenep

Minggu, 5 Januari 2020 - 11:34 WIB

2 bulan yang lalu

Irwan Hayat, politisi muda sekaligus anggota DPRD Sumenep periode 2019-2024 (Foto/ist)

JEJAK.CO – Diskursus Pilkada di Kabupaten Sumenep terus mengemuka. Sejumlah pegiat demokrasi memberikan pandangan tentang pentingnya mengawal demokrasi hingga diskusi soal kandidat yang bakalan merebut kekuasaan di ujung timur Pulau Madura ini.

Tak terkecuali dari kalangan legislatif, memberikan gagasan tentang kepemimpinan Sumenep jelang Pilkada yang akan dihelat 23 September mendatang. Adalah Irwan Hayat, kader Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) yang saat ini duduk di kursi Komisi I DPRD Sumenep. 

Politisi muda ini menilai, Sumenep yang kaya dengan sumber daya alamnya harus dipimpin oleh figur yang punya kapasitas mengelola potensi yang ada.

Seperti diketahui, potensi yang dimiliki Sumenep cukup banyak, mulai dari potensi wisata, pertanian, kelautan serta sumber minyak dan gas bumi (migas). Semua itu akan menjadi berkah bagi rakyat manakala pemimpinnya punya kapasitas, mintalitas dan keberanian untuk mengembangkan kekayaab yang ada.

Mantan aktivis Yogyakarta itu kemudian menyatakan, momen Pilkada adalah bagian dari ikhtiar rakyat untuk menentukan pemimpinnya. Yang dianggap bisa mengelola potensi itu adalah sosok pemuda atau kaum milenial. 

Melibatkan tokoh pemuda dalam kepemimpinan khususnya di Sumenep merupakan momen yang pas apabila semuanya bersepakat untuk perubahan.
“Kami dari kelompok milenial sangat beraharap ada tokoh pemuda yang punya potensi dan kapasitas dalam rangka mengatur sumenep ini. Saya kira potensi pemuda yang bisa memimpin banyak,” terangnya menyikapi Pilkada Sumenep yang saat ini sedang ramai diperbincangkan.

Menurutnya, kehadiran pemuda untuk mengisi kepemimpinan di Sumenep sangat dibutuhkan. Sebab, pemuda memiliki mintalitas dan keberanian serta sikap yang cepat untuk membuat arah kebijakan mencapai perubahan. 

Dirinya mencontohkan pengelolaan pariwisata di Kota Sumekar ini. Dalam pandangannya, pengelolaan destinasi wisata di Sumenep masih setengah hati.

“Pemberdayaan sektor wisata hari ini yang saya anggap masih di level simbol, belum pada level teknis strategi promosi dan semacamnya,” nilainya.

“Karena itu, saya sangat mendambakan di sumenep untuk membuat mitos baru dengan mengambil jalan ketiga untuk membuat pemimpin baru, yaitu hadirnya milenial,” imbuhnya menegaskan pentingnya kehadira tokoh milenial.

Kehadiran tokoh milenial di pusaran perebutan kekuasaan ini bisa bergandeng dengan kelompok tokoh pasca reformasi atau kiai. “Sehingga ada pembagian tugas yang jelas, misalkan kiai ranah budaya, keagamaan, pesantren. Tetapi pesoalan yang berhubungan dengan pembangunan perekonomian bisa  diberikan pada tokoh pemuda,” ujarnya. 

Penulis : Ahmad Ainol Horri


Baca Lainnya