DPRD Sumenep Soroti Kelangkaan LPG Bersubsidi – Jejak

logo

DPRD Sumenep Soroti Kelangkaan LPG Bersubsidi

Kamis, 12 Juni 2025 - 10:16 WIB

9 bulan yang lalu

Anggota Komisi I DPRD Sumenep Hairul Anwar (kiri) menduga ada permainan yang mengakibatkan LPG 3 Kg langkah (Foto/ist.)

JEJAK.CO- LPG bersubsidi atau kemasan tiga kilogram akhir-akhir ini langka. Harganya melambung tinggi, bahkan ada yang menjula di atas Rp 20 ribu.

Kelangkaan LPG 3 kg ini disorot anggota Komisi I DPRD Sumenep Hairul Anwar.
Pihaknya mengaku telah memanggil Bagian Perekonomian Setkab Sumenep. Dalam pertemuan itu terungkap bahwa pasokan gas melon itu dari Pertamina berjalan dengan normal.

Realitas di lapangan berbeda. LPG langka dan mahal. Pihaknya menduga ada praktik curang yang dilakukan oleh oknum agen dan subagen. Hal itu terlihat penjualan gas LPG di atas harga eceran tertinggi (HET) yang dilakukan oleh sejumlah agen sangat.

Menjual di atas HET merupakan pelanggaran berat. Sebab, LPG 3kg merupakan subsidi yang diberikan pemerintah untuk masyarakat miskin.

”Saya juga curiga adanya praktik penimbunan atau pengalihan distribusi yang terjadi di tingkat agen dan subagen,” ulasnya.

Jika kecurigaan itu terbukti, pihaknya berjanji akan merekomendasikan pencabutan izin usaha terhadap agen maupun subagen.

Terpisah, Kabag Perekonomian dan SDA Setkab Sumenep Dadang Dedy Iskandar menyebutkan, distribusi LPG 3kg tergolong aman. Dia menilai, kelangkaan hanya bersifat sementara karena adanya peningkatan jumlah pembeli pada momen hari besar dan libur panjang.

”Kami sudah pantau di lapangan, distribusi dari SPBE ke agen berjalan dengan normal, tidak ada pengurangan kuota. Kami akan terus pantau pendistribusiannya. Jika ada agen yang bermain nanti akan kami cabut izinnya,” ujar Dadang. (*/rei)


Baca Lainnya