DPRD Sumenep: Budidaya Rumput Laut Kurang Diperhatikan, Minat Nelayan Menurun – Jejak

logo

DPRD Sumenep: Budidaya Rumput Laut Kurang Diperhatikan, Minat Nelayan Menurun

Senin, 13 Februari 2023 - 13:26 WIB

3 tahun yang lalu

Anggota Komisi II DPRD Sumenep Holik (Foto/Dok. Humas DPRD Sumenep)

JEJAK.CO – Sumenep sebagai kabupaten yang memiliki banyak pulau, terdapat potensi yang cukup besar, yakni rumput laut. Sayangnya, potensi ini mulai ditinggal dengan berbagai alasan. Salah satunya merantau ke Jakarta.

Menyikapi masalah tersebut, anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sumenep Holik mengaku prihatin dengan budidaya rumput laut yang mulai ditinggal. Padahal sektor rumput laut sangat potensial mengingat Sumenep mempunyai laut yang sangat luas.

“Kami akan mencoba mendiskusikan dengan pihak terkait, dalam hal ini OPD terkait untuk merumuskan kegiatan yang kedepannya mampu mendongkrak hasil dan kualitas rumput laut,” kata Holik.

Politisi dari Fraksi Gerindra itu menilai, budidaya rumput laut kurang diperhatikan. Kebijakan pemerintah selama ini kurang maksimal dalam melakukan pendampingan sekaligus pemberdayaan budidaya rumput laut.

“Selama ini sudah ada pembinaan tapi kurang maksimal. Ke depan pemerintah harus lebih maksimal mengingat potensi rumput laut yang sangat besar,” ujarnya.

Menurut Holik, budidaya rumput laut menjadi andalan masyarakat pesisir. Namun kini banyak masyarakat yang dulu budidaya rumput laut memilih merantau ke Jakarta. Di antaranya daerah Kecamatan Talango.

Sahrul Gunawan, warga Gili Raja, Kecamatan Gili Genting menceritakan bahwa budidaya rumput laut di daerahnya turun drastis. Bahkan nyari tidak ada.

Warga di Gili Raja mulai meninggalkan atau kurang minat budidaya rumput laut karena lebih tertarik dengan potensi merantau ke ibu kota membuka toko kelontong.

“Bukan karena merugi tapi karena ada yang lebih menjanjikan dengan jaga toko kelontong di Jakarta dan kota besar lainnya,” cerita Sahrul kepada jejak.co, Senin (13/2/2023).

Kata Sahrul, pemerintah harus mampu mengelola rumput laut menjadi lebih produktif agar masyarakat tidak harus merantau untuk mencari sumber kehidupan.

“Seandainya rumput laut lebih menjanjikan, mungkin masyarakat akan memilih tetap menjadi nelayan dengan budidaya rumput laut daripada merantau ke ibu kota,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Perikanan (Diskan) Sumenep Agustiono Sulasno saat dikonfirmasi tak memberi respon. (rei)


Baca Lainnya