Berhasil Turunkan Inflasi, Sumenep Deflasi Terdalam se-Indonesia – Jejak

logo

Berhasil Turunkan Inflasi, Sumenep Deflasi Terdalam se-Indonesia

Selasa, 4 Juli 2023 - 10:16 WIB

8 bulan yang lalu

Bupati Sumenep, Achmad Fauzi

JEJAK.CO, Sumenep – Kabupaten Sumenep mengalami deflasi paling dalam, sebesar 0,42 persen sepanjang Juni 2013. Sejumlah harga komoditas berhasil ditekan dengan berbagai langkah yang dilakukan pemerintah setempat.

Badan Pusat Statistik (BPS) sepanjang Juni 2023, ada 12 kota di Indonesia yang mengalami deflasi. Sementara Kabupaten Sumenep mengalami deflasi paling dalam se-Indonesia sebesar 0,42 persen, di bawah inflasi nasional (0,14 persen) dan Jawa Timur (0,10 persen)

Pemerintah Kabupaten Sumenep berhasil menekan harga pokok karena melakukan dua hal ini. Pertama, rutin mengecek harga kebutuhan barang pokok.

“Dua kali dalam seminggu, tim selalu mengecek harga ke pasar. Ini untuk menanyakan kenapa ada barang yang mahal. Di situ kita carikan solusinya,” kata Bupati Sumenep, Achmad Fauzi, Selasa (4/7/2023).

Kedua, Pemerintah Kabupaten Sumenep juga rutin gelar operasi pasar untuk menekan harga ketika ada komoditas yang cenderung tinggi.

“Tim juga kerap melakukan operasi pasar untuk menekan harga barang yang tinggi,” tandasnya

Apa yang dilakukan Pemerintah Kabupaten Sumenep tidak hanya membuat deflasi terdalam se-Indonesia. Strategi Bupati Sumenep juga berhasil menurunkan inflasi.

“Jika pada Mei lalu angka inflasinya mencapai 5,44 persen, memasuki Juni angkanya berhasil turun, menjadi 4,53 persen,” kata Kepala BPS Kabupaten Sumenep Ribut Hadi Candra.

Menurut Candra, deflasi didorong oleh penurunan harga komoditas makanan seperti tongkol yang diawetkan, ayam hidup, bayam, bawang merah, beras, udang basah, dan sawi hijau.

“Dari data tersebut menunjukkan bahwa faktor-faktor tertentu memengaruhi pergerakan harga di Sumenep, akhirnya berdampak pada deflasi pada periode tersebut,” ujar Candra

Deflasi adalah ketika harga-harga secara umum, terutama kebutuhan pokok, mengalami penurunan. Deflasi juga membuat nilai uang bertambah. (rei)


Baca Lainnya