Bagian SDA Sumenep : Setiap Pengusaha Tambang Harus Mengembalikan Lahan – Jejak

logo

Bagian SDA Sumenep : Setiap Pengusaha Tambang Harus Mengembalikan Lahan

Senin, 13 Desember 2021 - 12:12 WIB

2 tahun yang lalu

Ilustrasi reklamasi pascatambang (Foto/Instagram sda_tambang_sumenep)

JEJAK.CO, Sumenep – Kabupaten Sumenep merupakan daerah yang memiliki sumber daya alam (SDA) yang melimpah yang bisa ditambang. Tidak hanya minyak dan gas (migas), potensi lain juga banyak, di antaranya pertambangan pasir dan batu (sirtu).

Bahkan, alam di kabupaten paling ujung timur Pulau Madura ini memiliki kandungan fosfat yang cukup tinggi. Tentu potensi SDA ini sangat bermanfaat bagi pembangunan daerah maupun negara.

Kendatipun demikian, Bagian Sumber Daya Alam (SDA) Sekretariat Daerah Pemerintah Kabupaten Sumenep mewanti-wanti pihak pelaku usaha tambang agar memperhatikan lingkungan dengan melakukan reklamasi.

Sebagai gambaran, reklamasi adalah kegiatan yang dilakukan sepanjang tahapan usaha pertambangan untuk menata, memulihkan, dan memperbaiki kualitas lingkungan dan ekosistem agar dapat berfungsi kembali sesuai peruntukannya.

Kepala Bagian SDA Pemerintah Sumenep Mohamad Sahlan melalui Kasubag Pertambangan Sumber Daya Alam dan Lingkungan Hidup, Aditya Anugraha mengatakan bahwa pengusaha tambang wajib melakukan reklamasi atau mengembalikan fungsi lahan pascatambang. Hal itu diatur dalam Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2020 tentang Pertambangan Mineral dan Batubara.

Menurutnya, reklamasi dilakukan tidak hanya setelah proses penambangan berakhir. Namun dilakukan secara berkala sejak pertambangan dibuka.

“Tujuan reklamasi adalah mengembalikan fungsi alam dan sosial lingkungan bekas kegiatan pertambangan sesuai dengan kondisi semula,” terang Adit, panggilan akrab Aditya Anugraha, Senin (13/12/2021).

Adit mencontohkan kegiatan reklamasi, di antaranya adalah penataan void atau lubang bekas tambang dengan beberapa rekayasa menjadi waduk, tempat wisata dan lainnya.

Penulis : Ahmad Ainol Horri


Baca Lainnya