JEJAK.CO, Sumenep – Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Sumenep memperkuat pengawasan kinerja seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) melalui optimalisasi Sistem Informasi Kinerja Perangkat Daerah (SIKPD).
Kepala Bappeda Kabupaten Sumenep Arif Firmanto mengatakan, sistem tersebut dirancang untuk memastikan setiap program pemerintah berjalan sesuai perencanaan, target yang ditetapkan, serta dapat dipertanggungjawabkan kepada masyarakat.
Menurut Arif, akuntabilitas tidak hanya diukur dari besarnya anggaran yang terserap, tetapi juga dari sejauh mana program mampu menghasilkan manfaat yang terukur. Karena itu, setiap OPD diminta memanfaatkan SIKPD secara optimal dalam proses perencanaan, pelaksanaan, hingga evaluasi program.
“Melalui SIKPD, target program, realisasi anggaran, hingga capaian output dapat dipantau secara berkala. Sistem ini menjadi bagian dari upaya mewujudkan transparansi dan pertanggungjawaban kepada masyarakat,” kata Arif.
Ia menjelaskan, sistem tersebut memungkinkan pemerintah daerah memonitor perkembangan pelaksanaan program secara lebih cepat. Dengan begitu, setiap kendala yang muncul dapat segera diidentifikasi dan ditindaklanjuti sebelum memengaruhi capaian pembangunan.
Bappeda, kata Arif, memiliki peran memastikan seluruh anggaran publik digunakan sesuai dokumen perencanaan. Karena itu, kualitas pelaporan dari masing-masing perangkat daerah juga terus diperkuat agar data yang disampaikan akurat, terintegrasi, dan tepat waktu.
Menurut dia, laporan kinerja yang baik menjadi dasar dalam mengevaluasi efektivitas program sekaligus menyusun kebijakan pembangunan pada periode berikutnya.
Arif menambahkan, penguatan sistem pengelolaan kinerja merupakan bagian dari upaya membangun tata kelola pemerintahan yang profesional, transparan, dan berorientasi pada pelayanan publik.
“Kami optimistis penguatan sistem pengelolaan kinerja akan meningkatkan kualitas birokrasi,” ujarnya. (har)











