DPR Nilai Kantin Sekolah Bisa Jadi Solusi Perluas Jangkauan Program MBG di Daerah 3T – Jejak

logo

DPR Nilai Kantin Sekolah Bisa Jadi Solusi Perluas Jangkauan Program MBG di Daerah 3T

Senin, 15 Juni 2026 - 17:10 WIB

1 jam yang lalu

JEJAK.CO – Pemanfaatan kantin sekolah sebagai dapur Program Makan Bergizi Gratis (MBG) mulai mendapat dukungan dari Dewan Perwakilan Rakyat. Gagasan itu dinilai dapat menjadi jalan keluar untuk memperluas layanan makan bergizi di wilayah terpencil yang selama ini sulit dijangkau dapur umum.

Wakil Ketua Komisi X DPR Lalu Hadrian Irfani mengatakan skema tersebut sebenarnya telah lama menjadi usulan komisinya dalam pembahasan bersama Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah. Menurut dia, sekolah-sekolah di kawasan tertinggal, terdepan, dan terluar (3T) membutuhkan model pelayanan yang lebih fleksibel dibanding daerah lain.

Ia menilai pembangunan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di seluruh wilayah kepulauan tidak selalu memungkinkan. Selain jumlah siswa yang relatif sedikit, kendala geografis dan akses transportasi membuat distribusi makanan dari dapur umum menjadi kurang efisien.

Karena itu, Lalu memandang kantin sekolah dapat dimanfaatkan sebagai pusat penyediaan makanan bergizi dengan tetap mengacu pada standar yang ditetapkan pemerintah. Namun, ia menegaskan perumusan mekanisme pelaksanaannya menjadi kewenangan Badan Gizi Nasional (BGN) bersama Komisi IX DPR.

Menurut dia, penyempurnaan tata kelola menjadi hal yang tidak bisa diabaikan. Evaluasi diperlukan agar pelaksanaan MBG terhindar dari persoalan yang sebelumnya sempat muncul, mulai dari kasus keracunan makanan hingga dugaan penyimpangan anggaran.

Di sisi lain, pelibatan kantin sekolah dinilai berpotensi memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat sekitar. Pengelolaan bahan pangan dan operasional kantin dapat melibatkan pelaku usaha lokal sehingga manfaat program tidak hanya dirasakan para siswa.

Sebelumnya, Kepala Badan Gizi Nasional Nanik S. Deyang menyatakan pemerintah sedang mengkaji kemungkinan memanfaatkan kantin sekolah sebagai dapur MBG di wilayah dengan jumlah peserta didik terbatas.

Selain itu, BGN juga membuka peluang kerja sama dengan perusahaan swasta melalui program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) untuk memanfaatkan dapur yang telah tersedia di daerah terpencil sebagai penunjang distribusi makanan bergizi. (har)


Baca Lainnya