Penutupan Resto Wiraraja Dinilai Janggal, DPRD Akan Panggil Semua Pihak – Jejak

logo

Penutupan Resto Wiraraja Dinilai Janggal, DPRD Akan Panggil Semua Pihak

Selasa, 23 Juni 2020 - 17:51 WIB

4 tahun yang lalu

Satpol PP Pamekasan segel Resto Wiraraja (Foto:Fahrurrosyi)

Jejak.co – Penyegelan Resto Wiraraja yang keberadaanya terletak di Jalan Raya Tlanakan masih menyisakan kisah baru. Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Pamekasan menduga ada kejanggalan dalam menertibkan tempat hiburan itu.

Penyegelan yang sudah kesikian kalinya terhadap tempat usaha yang berada di bibir pantai Tlanakan ini dinilai ada yang janggal. Ketegasan Satpol PP untuk menyegel tempat tersebut dipertanyakan.

Wakil Ketua Komisi I DPRD Pamekasan Hamdi mengatakan bahwa penyigelan Resto Wiraraja hanya menggunakan stiker. Menurutnya penyigelan tersebut terkesan kurang tegas.

“Rekomendasi Komisi I adalah penyegelan, bukan hanya pake stiker seperti ini, karena penutupan secara simbolis pake stiker sudah ketiga kalinya, namun dua kali sebelumnya pihak pengusaha tetap mengoprasikan tempat hiburan tersbut meski secara diam-diam bahkan terakhir pesta narkoba, ini kan sama saja dengan dua kali jatuh pada jurang yg sama,” katanya saat dihungi melalu telepon, Selasa (23/6/2020).

Dengan kejadian itu pihaknya curiga jangan-jangan keduanya ada main mata. Menurut mantan aktivis PMII ini, Satpol PP terkesan “gemeteran” menghadapi pihak Resto Wiraraja.

Oleh sebab itu pihaknya berjanji akan memanggil semua pihak agar persoalan ini bisa segera selesai. Ia tidak ingin kejadian ini terulang kembali.

“Kami akan panggil semua pihak termasuk pemilikinya, mengenai kapan akan dipanggil saya akan koordinasi dulu dengan ketua komisi,” imbuhnya.

Sementara itu Kasatpol PP Pamekasan Kusairi membantah adanya kongkalikong antara pihaknya dengan pemilik resto tersebut. Ia juga mengatakan bahwa polemik itu seharusnya tidak diperpanjang.

“Ya kalau begini terus gimna jadinya nanti, sudahlah kemarin kan sudah ke sana bersama-sama melakukan penyigelan,” bantahnya.

Selain itu menurutnya penutupan yang dilakukan sudah cukup mewakili bahwa seharusnya tempat hiburan tersebut tidak boleh beroprasi. Bahkan Peraruran Daerah (Perda) yang ada sudah tidak membolehkan hiburan karaoke seperti yang ada di resto itu.

Untuk diketahui, Resto Wiraraja disegel oleh Satpol PP Pamekasan, Senin (22/6/2020). Penutupan tempat karaoek ini buntut dari penggrebekan oleh Polres Pamekasan pada tanggal 16 Juni lalu. Dalam operasi tersbut diamankan 15 Muda-mudi yang kedapatan sedang berpesta barang haram.

Mereka diamkan oleh Polres pamekasan karena positif mengkonsumsi pil inex di room karaoke resto yang berada di pinggir pantai Tlanakan itu.

Penulis : Fahrurrosyi
Editor : Ahmad Ainol Horri


Baca Lainnya