Dua Kali Mangkir dari Panggilan Polisi, Terlapor Diduga Kabur ke Jakarta – Jejak

logo

Dua Kali Mangkir dari Panggilan Polisi, Terlapor Diduga Kabur ke Jakarta

Senin, 29 Agustus 2022 - 18:47 WIB

1 tahun yang lalu

Kanit Reskim Polsek Kota Sumenep Ipda Abu Hairi saat memberikan keterangan (Foto/Thofu)

JEJAK.CO, Sumenep- Terlapor kasus dugaan tindak pidana pemukulan berinisial SYD, warga Kecamatan Bluto, Kabupaten Sumenep, dua kali mangkir dari pemanggilan polisi untuk menjalani pemeriksaan.

SYD bersama teman-temannya diduga melakukan pemukulan terhadap korban bernama Asad Fitrio Pringgodani (20), pemuda asal Dusun Kauman, Desa Pinggirpapas, Kecamatan Kalianget pada Kamis 07 Juli 2022 sekira pukul 02.00 dini hari. Saat itu korban bersama satu teman lainnya baru keluar dari Kafe Mr Ball Billiard and Lounge.

Menurut Kepala Unit Reserse Kriminal (Kanit Reskim) Polsek Kota Sumenep Ipda Abu Hairi, berdasarkan keterangan dari pihak keluarga, terlapor saat ini sedang bekerja di Jakarta

“Saya sudah melakukan upaya pemanggilan namun katanya dari pihak keluarganya sudah berangkat ke Jakarta, kerja,” kata Abu Hairi, Senin (29/08/2022).

Kondisi ini tentu sangat menghambat proses hukum yang dilakukan oleh Polsek Kota Sumenep. Terbukti selang sebulan lamanya, sejak peristiwa tersebut, kasus ini belum juga naik ke penyidikan dan belum terdapat satupun tersangka.

“Jadi kendala kami karena masih belum ketemu dan saat ini status yang bersangkutan masih diduga terlapor,” jelasnya

Kendati demikian Ipda Abu Hairi berjanji akan terus melakukan upaya pemanggilan terhadap terlapor sesuai peraturan Perundang-undangan, dengan tujuan memberikan kepastian hukum terhadap pelapor.

“Kalo kami sudah ketemu kami akan jemput paksa. Intinya kami akan berusaha, kalau semisal nanti tidak pulang kami akan tetap upayakan untuk memanggil keluarganya,” terangnya.

Abu Hairi menambahkan, pihaknya belum memasukkan terlapor kedalam daftar pencarian orang (DPO). Karena bersangkutan belum memberikan keterangan apapun kepada penyidik dan masih berstatus diduga terlapor.

Pihaknya berharap keluarga terlapor dan masyarakat dapat membantu kepolisian, untuk memberikan informasi apabila mengetahui keberadaan terlapor agar dapat segera ditindaklanjuti

“Ayo kami minta dukungan dari semua pihak kalau memang dari kita-kita ini mengetahui keberadaan dia (terlapor), dimana dan informasikan kepada kami dan kami akan segera meluncur,” tandasnya. (Thofu).


Baca Lainnya