Jejak.co – Masalah Persepam mulai ada titk temu. Pasalnya, klub sepakbola asal Pamekasan ini tersandung masalah hutang yang nominalnya tidak kurang dari Rp 870 juta.
Sekretaris Asisten Kabupaten (Askab) Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesaia (PSSI) Pamekasan Haqi mengatakan bahwa sudah ada beberapa pihak yang siap menyumbang dana untuk membayar hutang Persepam.
“Diantaranya Pihak PT Pojur, PSSI dan yang berjanji menyumbang paling banyak adalah Bupati Pamekasan,” katanya kepada wartawan jejak.co saat di hubungi via telepon, Minggu sore (16/2/2020).
Meski sampai saat ini uang yang dijanjikan belum ia kantongi, namun pihaknya yakin bahwa masa depan Persepam tidak akan terputus akibat hutang yang tak terbayarkan selama ini.
Maurutnya melalui komunikasi yang cukup inten, diyakini persoalan itu akan selesai seblum jatuh tempo pada tanggal 20 Maret medatang.
“Saya yakin persepam tidak akan gulung tikar,” tandasnya.
Selain itu, pihaknya mengaku sudah menunjuk pengacara dari PSSI Pusat untuk menyelesaikan persoalan ini. Ia bahkan mengatakan sampai saat ini sudah ada komunikasi dengan pihak yang dirugikan.
“Kami hanya tinggal menunggu berapa nominal yang harus kami bayarkan,” imbuhnya.
Dengan demikian persoalan skuad kebangaan Kota Gerbang Salam ini mulai menemukan soslusi. Jika benar-benar sudah terbayar maka tim sepakbola asli Pamekasan ini dipastikan tidak akan bubar.
Penulis : Fahrurrosyi
Editor : Haryono











