Bupati Sumenep Apresiasi Program TMMD – Jejak

logo

Bupati Sumenep Apresiasi Program TMMD

Selasa, 10 Februari 2026 - 22:22 WIB

5 hari yang lalu

Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo menghadiri Upacara Pembukaan TMMD ke-127 Tahun 2026 di lapangan Desa Banasare, Kecamatan Rubaru (Foto/ist.)

JEJAK.CO – Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo mengapresiasi program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD).

Hal itu disampaikan saat menghadiri Upacara Pembukaan TMMD ke-127 Tahun 2026 di lapangan Desa Banasare, Kecamatan Rubaru, Selasa (10/02/2026).

Program yang digagas Tentara Nasional Indonesia (TNI), kata Bupati Fauzi tidak hanya berfokus pada pembangunan infrastruktur fisik, tetapi juga menanamkan nilai karakter, gotong royong, dan persatuan di tengah masyarakat.

Menurutnya, kehadiran TNI di tengah masyarakat mampu mempererat hubungan emosional dan kebersamaan warga.

“Kami berharap semangat gotong royong yang tumbuh selama pelaksanaan TMMD terus dijaga dan dilestarikan meskipun program ini telah berakhir,” kata Bupati Fauzi.

Kader banteng tersebut optimis kemanunggalan TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat. TMMD dinilai menjadi motor penggerak pembangunan desa, terutama dalam upaya pemerataan pembangunan wilayah pedesaan.

Bupati dua periode itu menambahkan, TMMD mampu mempercepat pembangunan infrastruktur sekaligus meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM).

Dia berharap masyarakat menjaga dan merawat hasil pembangunan TMMD agar manfaatnya dapat dirasakan secara berkelanjutan.

“Pembangunan tidak hanya diukur dari selesainya pekerjaan, tetapi sejauh mana masyarakat mampu memelihara dan memanfaatkannya dengan baik,” ujarnya.

Dandim 0827/Sumenep Letkol Arm Bendi Wibisono menjelaskan, TMMD ke-127 dipusatkan di Desa Mandala, Kecamatan Rubaru. Penempatan itu berdasarkan hasil pemetaan wilayah, pendataan Babinsa, serta aspirasi masyarakat setempat.

Sasaran fisik TMMD meliputi pengaspalan jalan, pembangunan MCK dan tandon air, pemasangan paving stone dan keramik, pemasangan kanopi masjid, serta pembangunan plengsengan atau tembok penahan tanah (TPT).

“Selain itu, terdapat program unggulan Kasad berupa pembangunan lima unit MCK, lima unit rumah tidak layak huni (RTLH), serta pengeboran lima titik air bersih,” terangnya.

Sementara sasaran program nonfisik berupa penyuluhan tentang wawasan kebangsaan, rekrutmen TNI, bahaya narkoba, sanksi hukum, pencegahan stunting, kesehatan dan KB, pertanian, perikanan, hingga penghijauan.

“Program unggulan nonfisik Kasad juga meliputi penanaman 1.000 pohon mangrove, ketahanan pangan satu hektare, pemberian makanan tambahan bagi penderita stunting, bakti sosial, pengobatan gratis, donor darah, serta layanan administrasi kependudukan,” pungkasnya. (har)


Baca Lainnya