JEJAK.CO, Sumenep— Pemerintah Kabupaten Sumenep menjadikan Madura Night Vaganza (MNV) 2026 sebagai ruang bagi masyarakat untuk melihat capaian dan program pembangunan yang telah dijalankan pemerintah bersama berbagai instansi.
Sekretaris Daerah Kabupaten Sumenep Agus Dwi Saputra mengatakan pameran pembangunan dalam rangkaian MNV menjadi sarana untuk menyampaikan hasil kerja perangkat daerah, BUMN, BUMD, dan lembaga lainnya kepada masyarakat.
“Visualisasi dalam pameran tentu tidak dapat menggambarkan seluruh kegiatan perangkat daerah, BUMN, BUMD, dan lembaga lainnya secara menyeluruh. Namun, apa yang ditampilkan dapat menunjukkan hasil pembangunan yang telah dilaksanakan,” kata Agus, Kamis, 27 Agustus 2026.
Menurut Agus, informasi pembangunan perlu disampaikan secara terbuka agar masyarakat mengetahui perkembangan daerah sekaligus memahami program yang telah dikerjakan pemerintah.
Ia meminta setiap perangkat daerah dan instansi yang mengikuti pameran menyajikan informasi dengan bahasa yang sederhana dan mudah dipahami. Dengan begitu, pengunjung tidak hanya melihat stan, tetapi juga mengetahui manfaat dari program pembangunan yang ditampilkan.
Bagi Agus, pameran pembangunan juga menjadi ruang komunikasi antara pemerintah dan masyarakat. Informasi yang disajikan diharapkan dapat membuka ruang bagi masyarakat untuk memberikan masukan terhadap pembangunan daerah.
Selain informasi pembangunan, MNV diarahkan untuk menggerakkan aktivitas ekonomi. Sejumlah stan menampilkan produk usaha, kerajinan, dan berbagai kreativitas masyarakat Sumenep.
MNV merupakan bagian dari rangkaian Madura Culture Festival yang berlangsung pada 26 Agustus hingga 4 September 2026. Sekitar 200 stan mengikuti pameran tersebut dengan melibatkan perangkat daerah, instansi vertikal, BUMN, BUMD, pelaku usaha, perguruan tinggi hingga UMKM.
Rangkaian kegiatan juga diisi Festival Tembakau Madura, Festival Hadrah, Festival Desa Wisata, musik tong-tong, pentas seni dan budaya, serta Fun Run.
Agus berharap kegiatan tersebut tidak berhenti sebagai agenda tahunan. Menurut dia, MNV dapat menjadi momentum untuk memperkuat hubungan pemerintah dengan masyarakat sekaligus memperkenalkan potensi Sumenep kepada pengunjung.
“Melalui Madura Night Vaganza, kami ingin memperkuat semangat bekerja dan kebersamaan dengan masyarakat untuk bersama-sama memajukan Kabupaten Sumenep,” ujar Agus. (har)











