JEJAK.CO, Sumenep — Direktur RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep dr. Erliyati menyampaikan, peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW menjadi momentum untuk memperkuat kepedulian dan keteladanan dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.
Menurut dr. Erliyati, Maulid Nabi bukan sekadar peringatan keagamaan. Momentum tersebut dapat menjadi pengingat bagi setiap orang untuk meneladani akhlak Rasulullah dalam kehidupan sehari-hari, termasuk dalam menjalankan tugas dan memberikan pelayanan publik.
“Keteladanan Rasulullah mengajarkan kita untuk peduli kepada sesama, bersabar dan memberikan manfaat bagi orang lain. Nilai-nilai itu penting dalam pelayanan kesehatan,” kata dr. Erliyati.
Ia mengatakan tenaga kesehatan memiliki tanggung jawab besar karena berhadapan langsung dengan masyarakat yang sedang membutuhkan pertolongan. Karena itu, pelayanan kepada pasien harus dilakukan dengan penuh empati, ramah dan menghargai setiap orang.
Erliyati berpesan kepada seluruh jajaran RSUD dr. H. Moh. Anwar agar menjadikan nilai-nilai keteladanan Nabi Muhammad sebagai bagian dari budaya kerja.
“Pasien datang ke rumah sakit dalam kondisi membutuhkan bantuan. Kita harus memberikan pelayanan dengan hati, penuh kepedulian dan tetap profesional,” ujarnya.
Menurut dia, pelayanan kesehatan tidak cukup hanya mengandalkan kemampuan medis. Sikap dan cara berkomunikasi dengan pasien juga menjadi bagian penting dalam memberikan pelayanan yang berkualitas.
Ia berharap momentum Maulid Nabi dapat memperkuat semangat seluruh pegawai untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan. Setiap pekerjaan, kata dia, harus dilakukan dengan tanggung jawab dan niat memberikan manfaat kepada masyarakat.
“Jadikan Maulid Nabi sebagai momentum untuk memperbaiki diri dan meningkatkan pelayanan. Semoga kita semua dapat meneladani akhlak Rasulullah dalam menjalankan tugas,” katanya.
dr. Erliyati juga mengajak masyarakat menjadikan Maulid Nabi sebagai momentum memperkuat kepedulian terhadap sesama. Menurut dia, semangat saling membantu dan menghargai merupakan nilai yang dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.
Ia menegaskan bahwa pelayanan rumah sakit pada akhirnya bukan hanya tentang pengobatan. Ada unsur kemanusiaan yang harus terus dijaga agar pasien merasa aman, nyaman dan mendapatkan pelayanan yang layak.
“Semoga semangat Maulid Nabi membawa kebaikan dan memperkuat komitmen kita untuk terus memberikan manfaat bagi masyarakat,” ujarnya. (har)











