Warga Kampung Tapakerbau Sambut HUT RI dengan Pancong Kemerdekaan – Jejak

logo

Warga Kampung Tapakerbau Sambut HUT RI dengan Pancong Kemerdekaan

Selasa, 8 Agustus 2023 - 12:48 WIB

7 bulan yang lalu

Warga Tapakerbau menghiasi kampungnya dalam menyambut HUT RI (Foto/Jejak.co)

JEJAK.CO, Sumenep – Kampung Tapakerbau, Desa Gersik Putih, Kecamatan Gapura, Sumenep yang belakangan viral karena kasus penolakan reklamasi pantai menjadi tambak garam oleh pemerintah desa setempat, kini bersolek menyambut Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia (HUT RI) ke-78.

Gapura selamat datang hingga jalan menuju Kampung Tapakerbau dicat dan dihiasi dengan jejeran pancong-pancong (bambu, red) yang diberikan bendera serta lampu hias, sehingga kampung terlihat lebih semarak dan bergairah dalam menyambut kemerdekaan.

Tema dalam Kemerdekaan Republik Indonesia ke kali ini untuk atribut hias kampung Tapakerbau adalah pancong kemerdekaan.

“Kami jejerkan bambu-bambu ini, atau yang disebut pacong sebagai simbolis agar tidak ada lagi pancong-pancong yang ditanam di pantai untuk melakukan kavling atau privatisasi terhadap pantai untuk dibuat tambak garam,” kata Fathorrahman, Salah satu pemuda yang menginisiasi sekaligus panitia kemerdekaan di Kampung Tapakerbau,

“Biarkan pantai tetap menjadi pantai agar terus bisa diakses oleh warga secara merdeka dan berdaulat untuk menyambung hidup,” lanjut pria yang karib disapa Oong itu.

Sebagaimana pemberitaan sebelumnya, warga Kampung Tapakerbau beberapa kali berhadapan dengan pihak investor yang mencoba melakukan penggarapan tambak. Pihak investor sudah berkali-kali mencoba untuk melakukan penancapan pancong sebagai kavling sekaligus pondasi awal dalam membangun tambak. Tetapi warga selalu berusaha berjuang melakukan penolakan untuk mempertahankan pantai yang tersisa di sebelah timur Kampung Tapakerbau itu.

“Do’akan saja agar perjuangan kami diridhai oleh Allah dan pihak investor segera menyadari betapa pentingnya pantai yang tersisa itu untuk kehidupan warga bukan hanya warga kampung Tapakerbau tetapi juga warga dari Desa Gersik Putih dan desa lainnya yang selama ini bergantung mata pencahariannya ke pantai tersisa tersebut,” ujarnya.

Untuk lebih semaraknya giat kemerdekaan di Kampung Tapakerbau juga diadakan lomba-lomba yang mendukung semangat persaudaraan dan persatuan warga. “Selain itu, tentu untuk seru-seruan,” tandasnya. (rei)


Baca Lainnya