Nurfitriana Ajak Warga Berkhidmat kepada NU melalui PKB – Jejak

logo

Nurfitriana Ajak Warga Berkhidmat kepada NU melalui PKB

Rabu, 1 Juni 2022 - 01:41 WIB

2 tahun yang lalu

Anggota Komisi E DPRD Jawa Timur Nurfitriana pada saat melaksanakan reses II 2022 di Desa Banuaju Barat, Kecamatan Batang-Batang, Sumenep (Foto/Jejak.co)

JEJAK.CO, Sumenep – Anggota Komisi E DPRD Jawa Timur Nurfitriana mengajak warga nahdliyin untuk terus berkhidmat di Nahdlatul Ulama (NU) melalu Partai Kebangkitan Bangsa (PKB).

Hal itu disampaikan di hadapkan para tokoh masyarakat, tokoh agama dan kiai saat gelar serap aspirasi atau reses II tahun 2022 di Desa Banuaju Barat, Kecamatan Batang- Batang, Sumenep, Selasa (31/5/2022).

Pernyataan Nurfitriana itu mendapat apresiasi sekaligus harapan agar istri mantan Bupati Sumenep Kiai A Busyro Karim itu terus berkontribusi terhadap NU.

Kata Nurfitriana, dirinya akan selalu mengabdi pada NU, di antaranya melalu PKB. Ia mengatakan, tahun ini dirinya berkontribusi atas pembangunan lantai dua kantor PC GP Ansor Sumenep.

“Kami juga bantu pembangunan lantai dua kantor GP Ansor Sumenep,” jawabnya saat ditanya kontribusi terhadap NU oleh Sekretaris PAC GP Ansor Batang-Batang Fathorrahman.

Tidak hanya itu, Fraksi PKB DPRD Jawa Timur juga berjuang untuk kesejahteraan guru madrasah yang mayoritas warga NU. Salah satunya yang diperjuangkan di Pemerintahan Provinsi Jawa Timur, masala dana hibah bagi guru swasta.

Selama ini, dana hibah untuk guru madrasah hanya tiga bulan dalam setahun. Namun berkat perjuangan Fraksi PKB, bantuan untuk guru madrasah dari Pemerintah Provinsi Jawa Timur menjadi sembilan bulan dalam setahun.

“Kami (Fraksi PKB) mengusulkan ke pemprov untuk bagaimana ada guru madrasah lebih diperhatikan,” ungkapnya.

Politisi berparas cantik itu juga menjawab pertanyaan masalah kemiskinan di Madura khususnya Sumenep yang disampaikan warga agar diperhatikan.

Menurutnya, masalah tersebut juga disampaikan. Seperti pada saat LKPJ Gubernur Jawa Timur. Dirinya minta agar investasi merata ke Madura, agar masyarakat punya pilihan dan peluang pekerjaan sehingga perekonomian masyarakat meningkat.

Hingga saat ini, investasi lebih banyak direalisasikan di daerah Jawa. Padahal lahan pertanian daerah Jawa lebih subur dari Madura.

“Kami juga sudah sampaikan ke pemerintah provinsi, kenapa investasi banyak di Jawa. Pabrik-pabrik selalu dibangun di daerah Jawa. Kenapa investasi tidak disalurkan di daerah Madura agar masyarakat punya pilihan dan peluang pekerjaan sehingga meningkatkan perekonomian masyarakat,” tuturnya.

Penulis : Ahmad Ainol Horri


Baca Lainnya