JEJAK.CO, Sumenep – Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Sumenep Arif Firmanto tekankan nilai-nilai Pancasila dalam arah pembangunan daerah.
Pernyataan itu disampaikan pada momentum Peringatan Hari Kesaktian Pancasila. Menurutnya, Pancasila bukan sekadar dasar negara, melainkan pedoman dalam menyusun kebijakan yang berpihak pada kepentingan masyarakat.
Menurut dia, pembangunan daerah tidak cukup hanya berorientasi pada pertumbuhan ekonomi dan pembangunan infrastruktur. Pemerintah juga perlu memperhatikan pemerataan kesejahteraan, peningkatan kualitas sumber daya manusia, serta keadilan sosial.
“Nilai-nilai Pancasila harus menjadi landasan dalam setiap proses perencanaan pembangunan. Tujuannya agar kebijakan yang disusun benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat,” kata Arif.
Dia menjelaskan, Bappeda memiliki peran strategis dalam menyelaraskan program pembangunan lintas organisasi perangkat daerah (OPD). Perencanaan yang terarah dan terintegrasi diperlukan agar program pemerintah dapat menjawab kebutuhan masyarakat, termasuk warga di wilayah kepulauan.
Arif menambahkan, semangat persatuan dan gotong royong yang terkandung dalam Pancasila juga penting untuk mendorong kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, dan berbagai pemangku kepentingan.
Dengan keterlibatan berbagai pihak, pembangunan di Sumenep diharapkan tidak hanya berjalan sesuai target, tetapi juga mampu mengurangi kesenjangan antarwilayah.
Peringatan Hari Kesaktian Pancasila, kata dia, menjadi pengingat bahwa pembangunan harus berjalan seiring dengan penguatan karakter kebangsaan dan semangat persatuan.
“Pembangunan bukan hanya soal angka dan capaian fisik. Lebih dari itu, pembangunan harus menghadirkan keadilan, meningkatkan kualitas hidup, dan memperkuat kebersamaan masyarakat,” ujarnya. (har)











