JEJAK.CO – Dari tahun ke tahun, Wirausaha Muda Sumenep (WMS) yang bergerak di bidang cuci mobil atau WMS Wash terus eksis melakukan inovasi pelayanan bagi konsumennya.
Direktur WMS Wash Abdul Ghani mengutarakan, salah satu bentuk inovasi tersebut diantaranya adalah ruang tunggu bagi pelanggan yang sejak tahun 2019 awal telah diformat dalam bentuk warung kopi (warkop).
“Untuk para pelanggan, sambilalu menunggu cucian selesai, mereka bisa nongkrong dan ngopi di sini,” bebernya kepada Jejak.co, Senin (30/12/2019) saat ditemui di lokasi.
Hal tersebut, sambung dia, juga merupakan salah satu upaya untuk memberikan penghasilan tambahan bagi pekerja di WMS Wash. Jadi, selain pencucian, WMS Wash besutan ETDC ini sekaligus juga menyediakan jasa bengkel untuk sepeda motor, mobil, “dan lesehan warung kopi. Free wifi,” ujarnya.

Warkop sekaligus wifi yang disediakan WMS Wash dapat menunjang penghasilan (Foto/ist)
Untuk omset hasil pencucian mobil dan sepeda motor Ghani mengaku mendapatkan penghasilan bersih perhari tidak kurang dari 500 ribu. “Khusus untuk mobil di daerah kota, kita melayani antar jemput. Cuci salju, tarifnya tetap Rp 30 ribu, dan saya kira di sini lebih murah ketimbang yang lain,” kata Ghani.
Sedangkan untuk cuci sepeda motor, diungkapkan hanya Rp 7 ribu. “Selain pencucian, juga menyediakan jasa bengkel dan ruang tunggu warkop, free wifi Warkop.
Ghani menyampaikan, keseluruhan omset untuk tiga jenis usaha tersebut kurang lebih sebesar Rp 800 ribu perhari.
Lebih lanjut ia mengutarakan, biasanya sebelum tahun baru seperti sekarang ini, WMS Wash ramai oleh pelanggan. Tidak hanya mereka yang ingin mencuci motor atau mobil, tapi juga anak-anak muda, datang dan nongkrong di WMS Wash yang bermarkas di sebelah timur area Taman Adipura.
“Ya, biasanya ini nanti ramai, Mas. Mungkin karena lokasinya ini memang strategis. Di jantung kota, kan. Mudah-mudahan saja nanti ini tempatnya memadai,” tukasnya.
Terakhir, Ghani berharap kepada Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep agar terus menggenjot pelatihan di bidang pencucian mobil dan perbengkelan. Sehingga ke depan katanya terus bermunculan generasi-generasi muda yang cinta berwirausaha.
Penulis : Mazdon
Editor : Ahmad Ainol Horri











