Prabowo Siap Pangkas Belanja Pertahanan demi Percepatan Pengentasan Kemiskinan – Jejak

logo

Prabowo Siap Pangkas Belanja Pertahanan demi Percepatan Pengentasan Kemiskinan

Senin, 20 Juli 2026 - 21:05 WIB

2 hari yang lalu

Foto : Istimewa

JEJAK.CO – Presiden Prabowo Subianto membuka peluang mengurangi anggaran sektor pertahanan dan kepolisian sebagai bagian dari kebijakan efisiensi belanja negara. Dana yang dihemat akan diarahkan untuk mempercepat penghapusan kemiskinan, terutama kemiskinan ekstrem, serta memastikan kebutuhan dasar masyarakat dapat terpenuhi.

Pernyataan itu disampaikan Prabowo saat menghadiri panen raya serentak di Kabupaten Malang, Jawa Timur, Jumat, 17 Juli 2026. Di hadapan para petani, ia menegaskan bahwa prioritas pemerintah saat ini adalah memastikan tidak ada lagi rakyat yang hidup dalam kelaparan dan kemiskinan.

“Kita harus hilangkan kelaparan. Kita harus hilangkan kemiskinan. Kemiskinan, apalagi kemiskinan ekstrem harus kita hilangkan. Insyaallah kita akan hilangkan. Kita akan hemat anggaran kita. Kita akan bikin efisien. Bila perlu, anggaran pertahanan kita kurangi, anggaran polisi kita kurangi, untuk menghilangkan kemiskinan,” tegas Presiden.

Prabowo mengatakan kebijakan efisiensi merupakan bagian dari strategi jangka panjang untuk menyiapkan Indonesia menuju 2045–2050, saat Indonesia diproyeksikan menjadi salah satu kekuatan ekonomi terbesar di dunia. Menurut dia, target tersebut hanya dapat dicapai apabila pemerintah mampu membangun kualitas generasi muda sejak sekarang.

“Jadi anak-anak yang sekarang umur 10 tahun, yang di SD, dia nanti 25 tahun lagi dia 35 tahun, dia intinya bangsa Indonesia. Jadi kalau kita sekarang tidak urus anak-anak itu, dia bagaimana akan menjadi negara keempat terbesar di dunia?” tegas Prabowo.

Dalam pidatonya, Prabowo juga mengaitkan kesejahteraan rakyat dengan ketahanan negara. Ia menilai kekuatan pertahanan tidak semata diukur dari besarnya anggaran militer atau aparat keamanan, melainkan dari kondisi masyarakat yang sehat, produktif, dan sejahtera.

Presiden menilai kehadiran TNI dan Polri harus semakin dekat dengan masyarakat melalui berbagai program yang menyentuh kebutuhan dasar. Ia mengapresiasi keterlibatan kedua institusi tersebut dalam pembangunan infrastruktur sederhana, seperti jembatan dan penyediaan sumber air bersih di berbagai daerah.

“Pertahanan terbaik adalah rakyat yang kuat dan sejahtera. Kalau ada yang macam-macam sama bangsa Indonesia, seluruh rakyat, seluruh rakyat akan membela bangsa ini. Makanya dari sekarang TNI dan Polri di tengah-tengah rakyat, di tengah-tengah petani dan nelayan,” kata Presiden.

Prabowo menegaskan bahwa seluruh kebijakan pemerintah, termasuk efisiensi anggaran, diarahkan untuk memperkuat kesejahteraan masyarakat sebagai fondasi utama pembangunan nasional. (dan)


Baca Lainnya