Sebagai Syiar Islam, BBS Gelar Musabaqoh Hifdzil Qur’an – Jejak

logo

Sebagai Syiar Islam, BBS Gelar Musabaqoh Hifdzil Qur’an

Selasa, 4 Oktober 2022 - 00:36 WIB

2 tahun yang lalu

Pembukaan Musabaqoh Hifdzil Qur'an Tropi Bupati Sumenep 2022 di Pendopo Keraton Sumenep (Foto/Jejak.co)

JEJAK.CO, Sumenep – Musabaqoh Hifdzil Qur’an Tropi Bupati Sumenep 2022 resmi dibuka, Senin (3/10/2022). Kegiatan yang diselenggarakan BPRS Bhakti Sumekar (BBS) dalam rangka peringatan Hari Jadi Kabupaten Sumenep ke-753.

Musabaqoh Hifdzil Qur’an akan berlangsung di Pendopo Agung Keraton Sumenep hingga 7 Oktober 2022. Dalam kegiatan ini, BBS menggandeng Dinas Pendidikan (Disdik) dan Kemenag Sumenep.

Kegiatan ini mendapat apresiasi yang luar biasa. Peserta lomba yang awalnya ditarget 100 orang membludak menjadi 453. Pihak penyelenggara mengakomodir pendaftar berdasarkan beberapa pertimbangan. Di antaranya masukan dari Disdik dan Kemenag.

“Alhamdulillah pendaftar membeludak, total berjumlah 453 peserta dari 182 lembaga di bawah naungan Kemenag dan Disdik. 405 berasal dari daratan, sementara 48 berasal dari kepulauan,” kata Direktur Utama (Dirut) BPRS Bhakti Sumekar Sumenep Hairil Fajar.

Peserta dari kepulauan disediakan tempat penginapan gratis selama mengikuti lomba. Fasilitas ini sebagai apresiasi BBS terhadap anak yang mencintai Quran.

Bupati Sumenep Achmad Fauzi resmi membuka Musabaqoh Hifdzil Qur’an

Fajar menambahkan, Musabaqah Hifdzil Qur’an untuk mensyiarkan dan menanamkan cintai Quran sejak dini. Menurutnya, lembaga keuangan juga harus hadir dan memacu semangat mencintai Quran.

Sumenep Pertama Menggunakan Aplikasi E-Maqra’

Dewan hakim atau juri dalam Musabaqah Hifdzil Qur’an bersertifikat tilawatil quran tingkat Jawa Timur maupun nasional.

Yang istimewa, Musabaqoh Hifdzil Qur’an menggunakan aplikasi E-Maqra’. Aplikasi yang sudah dipakai musabaqah tilawatil quran Jawa Timur dan tingkat nasional.

E-Maqra’ dapat memudahkan baca soal. Seluruh paket soal sudah ada secara online. Dan juri tidak mengetahui isi soal tersebut.

Aplikasi ini juga untuk mengacak soal secara transparan dan akurat, guna meningkatkan kualitas pelaksanaan musabaqah.

Mengenalkan Pendopo Keraton Sumenep

Untuk menjaga bangunan Pendopo Keraton Sumenep, hanya kegiatan tertentu yang diperbolehkan dilaksanakan di bangunan tersebut.

BPRS Bhakti Sumekar memilih Pendopo Keraton Sumenep sebagai tempat lomba, untuk mengenalkan sejarah bangunan Raja Sumenep kepada generasi muda, agar mereka mengetahui sejarah berdirinya keraton Sumenep, termasuk perkembangannya sampai sekarang.

Di dalam pendopo terdapat mushaf Al-Quran yang ditulis oleh Raja Sumenep Sultan Abdurrahman. Selain itu juga banyak peninggalan kerajaan yang saat ini menjadi destinasi wisata.

“Di Pendopo ini memiliki histori yang luar biasa, saat ini sebagai destinasi wisata, termasuk agar anak-anak ini tahu sejarah berdirinya Sumenep,” ungkap Fajar.

Sarana Penguatan Spiritual

Bupati Sumenep Achmad Fauzi ajak masyarakat mendidik anak mencintai Quran. Tantangan orang tua saat ini semakin berat.

Orang tua harus lebih ketat mengontrol anak dalam di tengah pengaruh negatif globalisasi yang ditandai dengan pesatnya teknologi.

Akibat kecanduan main game di HP, anak mulai malas belajar Quran. Kondisi ini akan semakin buruk jika tidak diantisipasi sejak dini.

“Anak-anak kita ebih baik kecanduan membaca Al-Quran daripada kecanduan main game dan sejenisnya,” ujar Fauzi.

Atas kondisi itu, Fauzi mengapresiasi terselenggaranya Musabaqah Hifdzil Qur’an. Politisi PDI Perjuangan itu berharap, kegiatan ini menjadi sarana pembinaan mental spiritual kepada generasi muda.

“Kami berharap dapat membentengi generasi muda akan gempuran beragam pengaruh, meliputi media sosial di era digitalisasi,” sebutnya.

Saat ini, Pemkab Sumenep menyediakan berbagai kegiatan keagamaan guna menguatkan keimanan masyarakat Sumenep. Diakuinya kegiatan yang bersifat keagamaan menjadi konsen pemerintah daerah. (rei)


Baca Lainnya