Buntut Kematian Bayi, Kantor Dinkes dan P2KB Sumenep Dikepung Massa – Jejak

logo

Buntut Kematian Bayi, Kantor Dinkes dan P2KB Sumenep Dikepung Massa

Jumat, 1 Desember 2023 - 21:44 WIB

8 bulan yang lalu

Kantor Dikes dan P2KB Sumenep dikepung massa aksi menuntut Kepala Puskesmas Batang-Batang dicopot dari jabatannya (Foto/Jejak.co)

JEJAK.CO- massa aksi demonstrasi yang tergabung dalam Gerakan Pemuda Timur Daya (Garda Raya) kepung kantor Dinas Kesehatan (Dinkes) Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (P2KB) Sumenep, Jumat (1/12/2023). Mereka menuntut Kepala Puskesmas Batang-Batang dicopot dari jabatannya.

Dalam aksinya, massa tampak membawa sejumlah poster berisi protes atas insiden kematian bayi berumur enam hari dari pasangan Abd. Azis dengan Rumnaini, warga Desa Tamidung, Kecamatan Batang-Batang, Sumenep, Madura, beberapa waktu lalu.

Salah satu poster yang dibawa bertuliskan “Sumenep Darurat Kesehatan”.

Diketahui, bayi tersebut meninggal dunia diduga usai dilakukan pengambilan sampel darah dari tumit dalam rangka Skrining Hipotiroid Kongenital (SHK). Pengambilan sample itu dilakukan oleh oknum petugas Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) Batang-Batang, Sabtu (18/11/2023).

Dalam hal ini, keluarga korban, Moh. Anwar mendesak Plt. Kepala Dinkes dan KB Sumenep Agustiono Sulasno untuk mencopot Kepala Puskesmas Batang-Batang dari jabatannya.

“Kami minta Kadinkes dan KB untuk mencopot jabatan Kepala Puskesmas Batang-Batang. Karena keponakan saya sakitnya dari sana (Puskesmas Batang-Batang),” ucapnya.

Sementara itu, Agustiono Sulasno selaku Plt Kepala Dinkes dan KB Sumenep mengatakan, tidak semerta-merta mencopot jabatan Kepala Puskesmas Batang-Batang jika tidak punya alasan mendasar.

Pihaknya pun mengaku telah melakukan pembinaan kepada Kepala Puskesmas Batang-Batang sekaligus menanyakan kronoligis kejadian itu.

“Pihak puskesmas mengatakan melakukan tugas sesuai SOP. Selesai bagi saya,” katanya.

Pihaknya pun mengaku akan terus melakukan evaluasi bagi tenaga medis agar selalu mengedepankan pelayanan sesuai standart operasional prosedur (SOP).

Lebih lanjut massa aksi merasa tidak puas dengan jawaban dari  Agustiono Sulasno. Massa aksi pindah ke depan kantor Pemkab Sumenep dengan tuntutan yang sama, meminta Pemkab mencopot Kepala Puskesmas Batang-Batang dari jabatannya. (har/rei)


Baca Lainnya