Bola Liar Pemberitaan Video Mirip Anggota DPRD Sumenep – Jejak

logo

Bola Liar Pemberitaan Video Mirip Anggota DPRD Sumenep

Senin, 6 September 2021 - 21:55 WIB

3 minggu yang lalu

Pemuda Peduli Sumenep (GPPS) dan Koalisi Mahasiswa Sumenep berkirim surat ke Badan Kehormatan (BK) DPRD Sumenep (Foto/Jejak.co)

JEJAK.CO, Sumenep – Pemberitaan video mesum yang diduga mirip anggota DPRD Sumenep terus menjadi bola liar.

Aktivis yang mengatasnamakan Gerakan Pemuda Peduli Sumenep (GPPS) dan Koalisi Mahasiswa Sumenep berkirim surat ke Badan Kehormatan (BK) berikut Ketua DPRD setempat . Mereka menggugat BK agar bertindak tegas atas pemberitaan yang menyeret-nyeret oknum wakil rakyat di Sumenep.

“Jadi kami dari GPPS melayangkan surat atau gugatan kepada BK dalam rangka beberapa isu yang hadir di masyarakat terkait kasus dugaan asusila yang melibatkan oknum anggota DPRD,”
kata Ardhiyanta Alzi Chandra, koordinator GPPS, Senin (6/9/2021).

Pemberitaan tentang video mesum yang pemerannya diduga mirip oknum anggota DPRD Sumenep itu telah membuat gaduh di tengah masyarakat.

“Kami dari GPPS minta BK segera menindak lanjuti secara tegas bagaimana yang terjadi di anggota DPRD,” tandasnya.

Kata Ardy, tuntutan tersebut untuk menjaga marwah DPRD Sumenep. Wakil rakyat, imbuhnya, harus mampu menjaga integritasnya.

Sedangkan pemberitaan yang menerpa lembaga legislatif itu sudah menjadi tranding topik di masyarakat, “terjadi kegaduhan, “tambahnya.

Ridhwan sebagai koordinator Koalisi Mahasiswa Sumenep secara bersamaan juga mendesak pimpinan DPRD Sumenep segera melakukan klarifikasi dan somasi kepada media kempalan yang pertama kali menerbitkan pemberitaan tersebut.

Sebab, isu tak sedap itu sudah mencoreng nama baik institusi DPRD Sumenep.

“Apabila tidak klarifikasi dan ada tindakan konkret, jangan salahkan kami dari elemen mahasiswa membenarkan aktivitas mesum yang dilakukan oknum anggota DPRD Sumenep berinisial (i) sebagaimana pemberitaan media kempalan,” tandasnya bersama GPPS.

Sami’oedin, Ketua BK DPRD Kabupaten Sumenep belum menerima surat tersebut. Sehingga pihaknya belum bisa menanggapi desakan aktivis.

“Prosedurnya kan dikirim ke bagian umum kemudian naik ke pimpinan kemudian ke BK. Jadi kami belum tahu isi suratnya,” jawabnya saat dikonfirmasi.

Pihaknya akan menunggu surat dari GPPS sampai di BK untuk ditindaklanjuti atau bersikap untuk masalah tersebut.

Menurutnya, pokok masalah itu harus jelas dan ada buktinya. Untuk menindaklanjuti masalah tersebut, pihaknya meminta kerja sama dari semua pihak untuk menemukan bukti video tersebut biar masalah tersebut tuntas.

“Kalau buktinya tidak ada, saya tidak tahu, gimana? Sabar dulu, kami bantu cari bukti video,” pintanya.

Sami’oedin sepakat dengan keinginan banyak pihak untuk memperbaiki lembaga DPRD Sumenep agar tidak diisi orang yang tidak bermasalah.

“Saya sepakat. Cuma untuk menindaklanjuti harus hati-hati dan ada bukti. Ayo tolong dibantu untuk mencari bukti bersama sama,” pungkasnya.

Penulis : Rifand NL
Editor : Ahmad Ainol Horri


Baca Lainnya