Atur Tata Kelola, Perpustakaan Sumenep Berlakukan Stock Opname – Jejak

logo

Atur Tata Kelola, Perpustakaan Sumenep Berlakukan Stock Opname

Kamis, 14 Oktober 2021 - 15:00 WIB

3 tahun yang lalu

Foto : mediaindonesia.com

JEJAK.CO, Sumenep – Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Sumenep saat ini memberlakukan aturan Stock Opname selama beberapa pekan.

Dalam aturan itu, pihak perpustakaan mengentikan sementara layanan peminjaman buku. kecuali pengembalian buku saja.

Kepala Perpustakaan dan Kearsipan Sumenep Achmad Masuni mengatakan, pemberlakuan aturan Stock Opname itu adalah upaya lembaganya melakukan perbaikan.

“Kami akan mengubah tata kelolanya,” katanya, Kamis (14/10/2021).

Masuni menjelaskan, ada tiga komponen pokok dalam pemberlakukan aturan itu.

Pertama, perpustakaan akan menata manajemen mekanisme peminjaman buku. Pengunjung hanya dibolehkan mencari judul buku dalam katalog, sedangkan untuk pengambilan buku di rak perpustakaan akan diambil oleh petugas, termasuk juga saat proses pengembaliannya.

“Karena kalo pengunjung itu ketika meletakan ke kotak sering keliru. Akhirnya bingung. Biar nanti buku-buku di kotak itu seperti semula gak ada perubahan. Sehingga mempermudah kalkulasi bukunya,” Jelasnya.

Kedua, perpustakaan akan mendata ulang jumlah buku lama dan buku update terbaru. Adapun buku-buku lama akan dipindahkan, dan akan diganti ke ke buku-buku keluaran terbaru.

“Buku-buku lama itu nanti akan dipindah ke kecamatan. Sekarang literasi kan harus update terus, gak boleh statis,” sahutnya.

Jadi buku-buku lama itu nanti akan dipindahkan ke taman baca di lima kecamatan, yaitu Kalianget, Dasuk, Guluk-Guluk, Talango, dan Manding.

Ketiga, perpustakaan akan mendata kembali jumlah buku yang dipinjam pengunjung maupun yang lama tak dikembalikan.

“Juga evaluasi tentang buku-buku yang dipinjam masyarakat, yang belum kembali ada berapa dan sisanya berapa nanti,” tuturnya.

Bahkan tak segan pihak perpustakaan akan turun ke masyarakat jika buku yang dipinjam selama ini tidak dikembalikan, “kami jemput ke rumhanya,” katanya.

Diketahui, jumlah buku yang ada di Perpusda kurang lebih 30 ribu eksemplar dengan 15 ribu judul buku. Sedangkan buku yang lama tidak dikembalikan hampir seribu.

Makanya, lanjut Masuni, dalam pemberlakukan masa Stock Opname memakan waktu lama. “Waktunya agak lama, sudah satu bulan, sampe temen-temen kerja saat malam”

Penulis : Rifand NL
Penulis : Ahmad Ainol Horri


Baca Lainnya